Laman

Kamis, 18 Maret 2010

Pekerjaan seorang Purchasing

Saya akan mencoba memberikan pengalaman saya didalam pekerjaan seorang Purchasing, dimana seorang purchasing itu tugas pokoknya adalah membeli baik itu membeli suatu barang ataupun jasa.

Bila sales sedang meminta barang atau menanyakan harga dari barang yang akan di jual, si Purchasing lah yang harus mencari harga barang terbaik dan tidak luput pula ketersediaan barang tersebut, karena tidak semua sales butuh barangnya pada hari itu, terkadang butuhnya 2-3 minggu kemudian. karena sales harus membuat quatation dahulu ke customer, bila customer setuju (buka PO) maka Sales akan buka SO (Sales Order) lalu akan di approve oleh atasan dan SO tersebut akan di distribusikan kepada Admin Sales, Gudang, Produksi dan si Sales tersebut. Bila di Gudang ada stock barang maka gudang tidak akan meminta membeli barang tersebut, namun bila stock barang kosong maka gudang akan menginformasikan kepada Purchasing agar barang tersebut dapat dibelikan secepatnya.

Dimana pembelian itu didasarkan oleh beberpa hal, diantaranya :

Kita harus membandingkan harga satu barang dengan yang lainnya, sudah tentu kita harus memilih barang    dengan harga yang bagus.

Kualitas barang satu dengan yang lain, kita harus pandai mencari barang dimana dengan harga yang rendah mendapatkan barang yang berkualitas tinggi karena percuma bila barang yang kita dapat dengan harga rendah namun kualitasnya buruk.

Support yang bagus, karena disetiap pembelian kita pasti memerlukan support yang bagus baik itu support dalam membeli suatu barang ataupun support didalam maintenance barang yang kita beli tersebut.

Term Of Payment, atau syarat-syarat pembayarannya karena biasanya disetiap perusahaan bila ingin membeli barang, selalu mencari TOP yang lama atau dapat memberikan jangka waktu didalam pembayarannya, karena bila sistem pembayarannya COD atau CBD maka perusahaan tersebut akan mengalami permasalahan didalam roda perputaran uangnya.

Jadi bila kriteria pencarian diatas dapat terpenuhi semua, maka kita sudah dapat membeli barang sesuai harapan perusahaan, baik dari segi harga, kualitas, support dan juga pembayarannya.

Setelah kita membeli barang tersebut, maka datanglah Invoice atau tagihan ke kita, kalau di perusahaan saya biasanya Purchasinglah yang melengkapi segala syarat untuk dapat diserahkan ke finance agar dibayar tagihannya tersebut, baik dalam melengkapi DO, Tanda Terima, PO, Buat Voucher Keluar, Minta tanda tangan persetujuan ke atasan, sampai memberikan tagihan yang sudah 'lengkap" kepada finance.

Dan bukan sampai itu tugas Purchasing, setelah membeli barang sesuai ketentuan maka Purchasing harus merekap pembeliannya tersebut dan akan dilaporkan kepada Accounting, Audit, dan juga Atasan.

Bila dirinci secara teori maka garis besarnya adalah seperti diatas, namun kalau kita mengalaminya secara langsung maka akan berbeda...  :)

Demikian garis besar pekerjaan seorang Purchasing yang saya alami, baik senang maupun duka, kita harus bekerja secara optimal karena atasan kita sudah mempercayakan pekerjaan tersebut kepada kita dan kita tidak boleh mengecewakannya dan harus membayar kepercayaan tersebut dengan bekerja keras.      


Best Regards,
teguh NUGROHO



26 komentar:

  1. bisa ndak lebih di perjelas lagi sebenarnya seorang purchasing itu bagaiana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Purchasing itu sama dengan Finance, Accounting, Sales, Admin secara garis besarnya adalah bagian atau divisi dari suatu perusahaan, dimana setiap bagian atau divisi tersebut mempunyai tugas dan tanggung jawab masing-masing, dan purchasing disini mempunya tugas dasar untuk pengadaan barang.

      Semoga membantu.. :)

      Hapus
  2. ani martam
    apa saja sich yang harus dikuasai untuk seorang purchasing,saat pertama menjabat purchasing

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau menurut saya, yang terpenting dari purchasing adalah kita harus bisa melakukan percakapan yang menyenangkan, karena skill menguasai percakapan itu sangat penting dalam menawar atau mencari barang, berikutnya sudah pasti harus teliti.

      semoga membantu... :)

      Hapus
    2. dan harus bisa mengambil hati supplier supaya bisa mendapatkan harga paling rendah dgn kualitas bagus dan TOP paling lama

      Hapus
  3. indah...

    klo bole tau lagi sbener'a syarat untuk mnjadi seorang purchasing apa y???
    :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. tidak ada syarat khusus untuk menjadi purchasing, karena saya yakin semua pasti bisa menjadi purchasing asalakan kita tekun dalam menjalaninya.

      semoga membantu ... :)

      Hapus
  4. Purchasing itu pekerjaan yang susah-susah gampang. Dan resikonya lumayan besar jika salah order barang. Jadi butuh komunikasi antara purchasing, user dan storeman agar tidak menemui kesalahan. Dikantor saya sangat sering terjadi kesalahan karena tidak sinkronnya purchasing dan user ditambah lagi storeman kadang kurang jeli bahkan asal terima barang yang salah. kalau begini, purchasing yang bertanggung jawab.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya setuju dalam hal ini, dan jalan keluarnya adalah harus diperbaiki lagi komunikasi antar departemen, karena tidak mungkin didalam perusahaan suatu departemen bisa berhasil tanpa bantuan dari departemen lainnya.

      semoga membantu ... :)

      Hapus
  5. maksud dari support yang bgus itu bgaimana ya?


    BalasHapus
    Balasan
    1. maksud dari support disini adalah servis yang diberikan oleh sipenjual, bisa berupa keterangan untuk kelebihan dan kekurangan untuk barang yang kita beli dll. karena tidak semua penjual / supplier dapat memeberikan penjelasan yang baik terhadap kita.

      semoga membantu .. :)

      Hapus
  6. maksud dari support yang bgus itu bgaimana ya?


    BalasHapus
  7. maka garis besarnya adalah seperti diatas, namun kalau kita mengalaminya secara langsung maka akan berbeda... :) : mohon diulas PERBEDAAN tsb. trima ksh

    BalasHapus
    Balasan
    1. maksud penulis adalah hal diatas merupakan kejadian yang dialami oleh penulis sendiri, mungkin kejadian diatas atau tugas purchasing di masing-masing perusahan berbeda-beda.

      semoga membantu ... :)

      Hapus
    2. tetapi pada dasarnya pekerjaan purchasing di setiap perusahaan, sama

      Hapus
  8. saya seorang purchasing dan saya baru saja bekerja selama 4 minggu saya sangat bingung menjadi purchasing ya susah - susah gampang. bagaimana ya caranya agar saat kita minta penawaran harga itu dapat cepat mendapatkan harga trims

    BalasHapus
    Balasan
    1. untuk mendapatkan penawaran dengan cepat mungkin tidak butuh trik khusus, karena pada dasarnya purchasing lah yang dicari, karena biasanya setiap penjual / supplier ingin para purchasing membeli barang dari supplier tersebut.

      kalau memang mendapatkan penawaran dari supplier lama, kemungkinan si sales / penjual tersebut sedang sibuk atau permintaan kita tidak sampai ke mereka, hal yang termudah adalah disetiap permintaan kita, kita tulis saja kalau barang dibutuhkan cepat, atau top urgent.
      dan juga jangan lupa di follow up, apakah permintaan harga kita sudah sampai mereka atau belum.

      semoga membantu ... :)

      Hapus
    2. diusahakan kita jangan mempunya 1 supplier, carilah supplier lain sebagai pembanding.
      dan rajin buka-buka internet untuk mendapatkan supplier lain

      Hapus
  9. mohon bimbingan dan masukannya yaa trims

    BalasHapus
    Balasan
    1. pekerjaan tersebut akan kita kuasai seiring dengan waktu kita terjun didalamnya.
      yang pasti harus pintar mengambil hati supplier maupun si user barangnya terutama untuk barang yang diorder secara mendadak

      Hapus
  10. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  11. saya adalah siswi yang sedang PKL/magang dan baru hari prtama di suatuu perusahaan dan saya sudah di beri tugas banya sekali yaitu ngefax,konsultasi fax,dan banyak lagi pekerjaan yang blom saya ketahui,,,dalam perusahaan ituh maksud dari PO ituh apa?
    dan gimana siih cara mengatasi pekerjaan yang sangat bnyak dan bisa di selesaikan dalam satu hari

    BalasHapus
    Balasan
    1. PO itu adalah Purchase Order atau surat pesanan barang dimana disitu tercantum semua data yang diperlukan untuk bisa memesan barang.
      cara mengatasai pekerjaan yang sangat banyak, pilah-pilah dahulu pekerjaan tersebut menurut kategori urgenitasnya, dan dahulukan pekerjaan yang urgent.
      kerjakan dengan tenang supaya semua pekerjaan tersebut bisa selsesai.

      Hapus
  12. Kalau ditempat saya, sebenarnya tugas purchasing gak terlalu rumit. Cuman user nya yang kadang bawel minta ampun. Sering sekali buat request pagi, barang harus sudah ada siang nya. Padahal, yang di request bukan critical parts.

    BalasHapus
  13. awal bekerja saya sebagai purchasing dimana saya tidak memiliki pengetahuan akan pekerjaan itu tapi seiring waktu saya menyukai pekerjaan tersebut.
    walaupun saya sudah berganti pekerjaan lain tapi tetap saja kembali ke purchasing lagi

    BalasHapus